Selasa, 01 November 2016

Konfigurasi DHCP,DNS,dan WEBSERVER Menggunakan Aplikasi Cisco Packet Tracer

KONFIGURASI DHCP, DNS, DAN WEBSERVER MENGGUNAKAN PROGRAM APLIKASI CISCO PACKET TRACER






Gambar di atas merupakan contoh tampilan konfigurasi DHCP, DNS, Websever dengan menggunakan apiikasi Cisco Packet Tracer. 
Berikut ini komponen – komponen yang dibutuhkan untuk membuat hasil gambar seperti diatas:
  •      3 Buah PC
  •      3 server
  •      1 Router
  •     1 Swicth/Hub
  •      Kabel Crossover dan kabel straight sesuai dengan yang dibutuhkan
                                                                                



Langkah – langkah Konfigurasi DHCP, DNS, dan Webserver


1. Buka Terlebih dahulu aplikasi cisco packet tracernya,jika belum ada silahkan download disini
2. Susunlah komponen – komponen tersebut seperti gambar dibawah ini


   3. Agar kabel  pada router tersebut bisa terhubung, maka ON kan lah pada setiap FastEthernet . Gambar seperti di bawah ini.




     Cara Memasukkan IP, Subnetmask, Default Gateway, DNS, WEB Pada Server
                               
         1.  Memasukkan IP, Subnetmask, Default Gateway, DNS pada server ke-1/ServerDNS.

Ø Klik Server untuk DHCP.
Ø Pilih Service.
Ø Kemudian klik dekstop.
Ø Lalu pilih IP Configuration.
Ø Pilih static
Ø Lalu Isi IP, Subnetmask, Default Gateway.
                                                                                   
Ø Kemudian klik close pada atas ujung Dekstop
Ø Pilih Services
Ø Pilih DHCP
Ø Kemudian on kan DHCP tersebut.
Ø Lalu ganti pool name, isi Default Gateway, dan DNS servernya.
Ø Kemudian klik Add.
Ø Kemudian klik HTTP, lalu klik  Off .
                     
Ø Klik close pada server tersebut.

       2.   Kemudian masukkan IP, Subnetmask, Default Gateway, DNS pada 
Server yang ke-2/ServerDNS.

Ø Klik server tersebut.
Ø Lalu pilih Desktop.
Ø Lalu pilih IP Configuration.
Ø Kemudian pilih Static.
Ø Isi IP Subnetmask, Default Gateway, dan DNS,lalu klik close pada Dekstop.
                     
Ø Klik close pada Dekstop.
Ø Pilih Services.
Ø Kemudian klik DNS.
Ø ON kan DNS-nya.
Ø Kemudian Buat Name dan masukkan IP Adsress Server Web.
     

Ø HTTP dan DHCP tidak perlu di ON kan, klik close pada services.
                                                

       3. Kemudian masukkan IP, Subnetmask, Default Gateway,dan DNS menggunakan static pada 
Server ke-3/WebServer.

Ø Klik server tersebut.
Ø Lalu pilih Desktop.
Ø Lalu pilih IP Configuration.
Ø Kemudian pilih Static.
Ø Isi IP Subnetmask, Default Gateway, dan DNS,lalu klik close pada Dekstop.
Ø Klik close pada Dekstop.
         
Ø Pilih services.
Ø Klik HTTP.
Ø ON kan HTTP tersebut.
Ø Kemudian pilih no. 5.
      
Ø Klik (edit).
     

Ø Maka tampilannya seperti yang di atas.
Ø Setelah itu klik save.

  
Ø Setelah itu klik close pada Server tersebut.
Ø Kemudian coba memanggil Alamat WEB di setiap Server dan P
   
Ø Maka hasilnya akan seperti yang di atas.


       Cara Memasukkan IP, Subnetmask, Default Gateway, Dan DNS Ke Dalam PC/Client.

Ø Klik salah satu PC/ Client.
Ø Pilih Dekstop.
Ø Kemudian pilih IP Configuration.
Ø Lalu di buat DHCP.
Ø Jika Default
 Gateway-nya 0.0.0.0
 maka pilih Config kemudian 
Gateway/DNSnya diganti menjadi Static dan Kemudian Gatewaynya di isi

  

Ø Lalu di ubah lagi menjadi DHCP, dan begitu juga dengan PC yang lainnya.

   
Ø Kemudiian klik close pada server tersebut.




Sekian postingan saya..... Semoga bermanfaat :)!!!


0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Search This Blog

Elegant Themes

Advertisement

Video of the Day

Our Team

featured Slider

Know us

Social

Popular Posts